Kawah Ijen Tempat Wisata Terbaik Jawa Timur

Kawah Ijen Tempat Wisata Terbaik Jawa Timur – Negara iNdonesia ( Nusantara ) sungguh kaya dengan keindahan alamnya yang mempesona, seperti Keindahan Obyek wisata Kawah Ijen ini, yang terletak di Kabupaten Bondowoso Jawa Timur, Taman Nasional Wisata Alam Kawah Ijen sangat diminati para pecinta alam untuk didaki,  Ada dua rute untuk menuju Kawasan Wisata Ijen yaitu melalui Bondowoso dan melalui Kabupaten Banyuwangi, sarana ditempat ini sudah Tersedia banyak terdapat penginapan di Kawah Ijen, Desa Sempol, Blawan, desa licin dll,  dengan fasilitas dan harga sangat beragam,

ijenKawah Ijen merupakan Danau air asam yang terbentuk akibat letusan dahsyat berulang kali, keasaman kawah Ijen bisa melarutkan pakaian bahkan kulit manusia, Kawah ini terletak di ketinggian 2368 meter diatas permukaan laut, untuk mendaki ke puncak Gunung Ijen dan mendapatkan pemandangan api biru tidak mudah, Kita harus mendaki sejauh 3Kl lebih dan struktur tanah yang licin membuat agak sulit untuk berjalan, Dari Post paltuding kita diharuskan berjalan di jalur setapak Pendakian, Udara dingin akan terasa menusuk tulang dan suasana gelapnya malam, dalam pendakian malam hari ini tak ada pemandangan yang dinikmati selain melihat indahnya germerlap bintang2 dilangit

Disepanjang jalan terdapat post peristirahatan untuk sekedar mengatur nafas, jika setelah sampai pada titik teratas Gunung Ijen, kita akan banyak melihat warga negara asing terutama warga negara Prancis,dan inggris, untuk sama2 memburu pemandangan langka seperti api biru, Blue Fire adalah api berwarna biru yang muncul di sela-sela bebatuan di lokasi penambang belerang di bibir Kawah Ijen. Warna birunya semakin mempercantik Kawah Ijen dikegelapan. Untuk menyaksikan Blue Fire kita bisa turun menyusuri tebing kaldera berjalan di bebatuan di jalur penambang belerang. Berhati-hatilah karna jalannya terjal belum lagi asap belerang tertiup angin mengarah ke arah kita asapnya sangat perih di mata. Jangan lupa memakai masker atau kain basah penutup hidung dan mulut seperti yang dilakukan oleh penambang belerang.

Blue FireSelesai menyaksikan fenomena Blue Fire berjalanlah ke arah Timur, di balik lereng Gunung Merapi Jawa Timur muncul matahari terbit yang sangat indah menyinari puncak Gunung Ijen dan sekitarnya. Subhanallah sungguh indah lukisan alam ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, decak kagum begitu melihat Kawah Ijen terlihat sangat cantik berwarna hijau toska. Dikelilingi dinding kaldera berwarna coklat dan abu-abu membingkai indah Kawah Ijen. Sisa erupsi kegunungapian Ijen menjadikan dinding kaldera seperti pahatan batu yang terlihat indah dari kejauhan. Di bawah Kawah Ijen terlihat kepulan asap putih dengan  belerang berwarna kuning.

Berada di atas puncak dengan panorama yang sangat indah, rasa letih setelah menempuh perjalanan jauh sirna berganti kekaguman. Berjalan menyusuri tebing di atas Kawah Ijen ada banyak pemandangan menarik yang terlihat. Gunung Merapi terlihat sangat dekat dan jelas dengan kabut tipis yang masih menyelimutinya. Gunung Raung terlihat sangat jauh, kepulan asap di puncaknya seakan mengisyaratkan bahwa ia adalah gunung api aktif, sedangkan Gunung Meranti terlihat berdiri kokoh besar.

Selain itu kita juga bisa menyaksikan  aktivitas penambang belerang tradisional. Kawah Ijen adalah pemasok belerang (sulfur) utama di Indonesia. Ada sekitar 250 penambang belerang bekerja di sini. Mereka bekerja mulai pukul 01.00 WIB berjalan dari Paltuding memikul keranjang bambu kosong  naik ke Gunung ijen dan menuruni tebing menuju Kawah Ijen. Di pinggir Kawah Ijen itulah belerang berwarna kuning mereka galih dengan peralatan yang masih sangat manual, mereka angkut lagi ke atas dengan medan yang cukup terjal berbatu. Dalam sehari mereka bisa bolak-balik 1-2 kali mengangkut belerang dengan beban kurang lebih 80 Kg. Untuk memudahkan mereka bekerja secara estafet, belerang yang sudah mereka angkut ke atas mereka tinggalkan di jalan, kemuadian mereka bisa turun lagi ke kawah untuk menambang. Sedangkan penambang lainnya mengambil dan mengangkutnya menuju Pos Timbang, di Pos Timbang inilah belerang-belerang tersebut ditimbang dan dijual ke Perusahaan. Setiap hari mereka harus bekerja dengan menghirup asap belerang yang mengandung racun, pekerjaan yang sangat beresiko demi bisa menghidupi keluarga.

Anda tertarik berwisata ke Kawah Ijen? Pagi hari adalah waktu terbaik untuk mengunjungi Kawasan Wisata  Kawah Ijen, selain matahari belum bersinar terik, asap belerang pun belum tercium menyengat.

Artikel terkait Paket Wisata Kawah Ijen :